Madiun, INFO_PAS – Kegiatan kemandirian Barbershop Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun terus menunjukkan hasil yang positif dalam mendukung program pembinaan keterampilan bagi Warga Binaan. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya kemampuan dan kepercayaan diri Warga Binaan yang terlibat aktif dalam layanan barbershop di lingkungan Lapas, Rabu (17/6).
Barbershop ini dikelola langsung oleh Warga Binaan dengan pengawasan petugas, dan secara rutin melayani kebutuhan potong rambut baik untuk sesama Warga Binaan maupun petugas Lapas. Selain menunjang kerapian dan kebersihan, kegiatan ini juga menjadi sarana nyata dalam membekali Warga Binaan dengan keterampilan praktis yang bernilai ekonomi.
Kepala Seksi Kegiatan Kerja, Denny Wahyu Kristanto, menyampaikan bahwa program barbershop merupakan salah satu bentuk pembinaan kemandirian yang dirancang untuk memberikan keterampilan kerja yang dapat dimanfaatkan Warga Binaan setelah bebas nantinya.
"Melalui kegiatan barbershop ini, kami tidak hanya melatih kemampuan teknis memangkas rambut, tetapi juga menanamkan sikap disiplin, tanggung jawab, serta pelayanan yang baik. Keterampilan ini memiliki peluang usaha yang cukup besar sehingga diharapkan dapat menjadi bekal bagi Warga Binaan untuk mandiri setelah kembali ke masyarakat," ujar Kristanto.
Sementara itu, Kepala Lapas Pemuda Madiun, Rudi Kristiawan, menegaskan bahwa pembinaan kemandirian merupakan bagian penting dalam proses pemasyarakatan yang bertujuan mempersiapkan Warga Binaan agar mampu berintegrasi kembali dengan masyarakat secara produktif.
"Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan program pembinaan yang bermanfaat dan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Barbershop menjadi salah satu wadah bagi Warga Binaan untuk mengembangkan keterampilan, meningkatkan rasa percaya diri, serta membangun semangat untuk memperbaiki masa depan," tegas Rudi.
Salah satu Warga Binaan berinisial N yang aktif mengikuti kegiatan tersebut mengaku memperoleh banyak manfaat dari program barbershop yang dijalankan di Lapas Pemuda Madiun.
"Saya sangat bersyukur mendapatkan kesempatan belajar memangkas rambut di sini. Selain menambah keterampilan, kegiatan ini membuat saya lebih percaya diri dan memberikan harapan untuk membuka usaha sendiri setelah bebas nanti," ungkapnya.
Melalui program pembinaan kemandirian barbershop ini, Lapas Pemuda Madiun terus berupaya menciptakan Warga Binaan yang terampil, produktif, dan siap kembali ke tengah masyarakat dengan bekal kemampuan yang dapat mendukung kehidupan mereka di masa mendatang. (Humas Lapas Pemuda Madiun)