Madiun, INFO_PAS – Musik menjadi salah satu cara bagi Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun untuk mengekspresikan diri sekaligus mengembangkan potensi yang dimiliki. Melalui kelompok musik Lasdaun Band, Warga Binaan mendapatkan ruang untuk menyalurkan bakat, mengasah kreativitas, dan membangun semangat positif selama menjalani masa pembinaan, Kamis (29/10).
Dalam kegiatan ini, sejumlah Warga Binaan tampak memainkan alat musik dan menyelaraskan irama bersama anggota band lainnya. Latihan rutin yang dilakukan menjadi bagian dari proses pembinaan seni musik yang tidak hanya berorientasi pada kemampuan bermusik, tetapi juga menanamkan nilai kedisiplinan, kekompakan, dan tanggung jawab.
Kepala Lapas Pemuda Madiun, Rudi Kristiawan, menyampaikan bahwa pembinaan melalui seni musik merupakan bentuk dukungan Lapas terhadap pengembangan potensi dan kreativitas Warga Binaan. Menurutnya, setiap individu memiliki bakat yang perlu diberikan ruang untuk tumbuh dan berkembang.
“Musik menjadi salah satu media pembinaan yang mampu memberikan energi positif bagi Warga Binaan. Kami ingin mereka tetap memiliki kesempatan untuk berkarya, mengembangkan kemampuan, dan membangun kepercayaan diri. Hal-hal positif seperti ini diharapkan dapat menjadi bekal berharga ketika mereka kembali ke masyarakat,” tutur Rudi.
Salah satu vokalis Lasdaun Band, Warga Binaan berinisial D, mengungkapkan bahwa kegiatan bermusik menjadi kesempatan berharga untuk tetap menekuni hobi yang telah digelutinya sejak sebelum menjalani masa pidana. Ia merasa senang dapat kembali bernyanyi dan bermain musik bersama rekan-rekannya.
“Bermusik sudah menjadi bagian dari diri saya sejak lama. Bisa kembali bernyanyi dan bermain band di sini menjadi kebahagiaan tersendiri. Selain menyalurkan hobi, kegiatan ini juga membuat saya lebih bersemangat dan termotivasi untuk menjalani pembinaan dengan baik,” ungkapnya.
Keberadaan Lasdaun Band menjadi bukti bahwa pembinaan di Lapas tidak hanya berfokus pada aspek kedisiplinan, tetapi juga memberikan ruang bagi pengembangan minat dan bakat. Melalui kegiatan seni musik, Lapas Pemuda Madiun terus mendorong Warga Binaan untuk menggali potensi diri, membangun karakter positif, dan mempersiapkan langkah menuju kehidupan yang lebih baik setelah bebas nanti. (Humas Lapas Pemuda Madiun)
