SURABAYA, RedaksiPagi.com Wakil Ketua Bidang Organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Ponorogo, Endang Widayati, menerima penghargaan bergengsi sebagai Pelestari Fungsi Lingkungan Hidup (PFLH) dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Penganugerahan ini berlangsung dalam rangkaian acara Jatim Environment Community Award 2025 di Surabaya, Rabu (24/12/2025). Endang Widayati meraih penghargaan tersebut untuk kategori Pembina Lingkungan.
Gubernur Khofifah memberikan apresiasi ini sebagai bentuk pengakuan atas dedikasi dan kontribusi nyata Endang dalam menjaga kelestarian ekosistem, serta konsistensinya mengedukasi masyarakat mengenai pengelolaan lingkungan hidup di wilayah Ponorogo.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur, Nurkholis, yang hadir mewakili Gubernur Khofifah, menyampaikan rasa bangganya atas capaian luar biasa Jawa Timur di kancah nasional, khususnya dalam Program Kampung Iklim (ProKlim). Ia menyebutkan bahwa Jawa Timur kini menjadi rujukan nasional dalam pembinaan lingkungan hidup.
"Ada pertanyaan di Jakarta, bagaimana pembinaan ProKlim di Jawa Timur? Karena indikatornya mirip dengan program 'Berseri' yang sudah kita mulai sejak 2012. Syukur alhamdulillah, tahun ini Jawa Timur meraih 8 trofi ProKlim Mandiri, sementara provinsi lain seperti Jawa Barat hanya mendapat satu," ujar Nurkholis dalam sambutannya.
Nurkholis menambahkan bahwa selain kategori Mandiri, Jawa Timur juga mendominasi penghargaan lainnya dengan menyabet 13 trofi ProKlim Utama, 96 sertifikat ProKlim Utama dari total 256 secara nasional, serta 65 sertifikat ProKlim Madya.
"Jawa Timur menjadi yang terdepan terkait lingkungan. Oleh karena itu, mari kita sama-sama jaga dan gelorakan semangat pelestarian ini," tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Khofifah melalui sambutan tertulisnya menekankan bahwa peran aktif tokoh masyarakat dan organisasi profesi sangat krusial dalam menghadapi tantangan perubahan iklim global. Ia berharap prestasi ini menjadi pemantik inspirasi bagi elemen masyarakat lainnya untuk lebih vokal menyuarakan isu lingkungan.
Sementara itu, Ketua PWI Ponorogo, W. Arso, S.I.Kom., menyatakan kebanggaan mendalam atas pencapaian anggotanya. Menurutnya, penghargaan ini membuktikan bahwa insan pers memiliki kapasitas yang lebih luas dari sekadar melaporkan berita.
“Penghargaan ini membuktikan bahwa jurnalis tidak hanya berperan dalam menyampaikan informasi, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang memberikan dampak positif langsung bagi kelestarian lingkungan hidup,” pungkas Arso.
Selain penyerahan penghargaan PFLH, acara ini juga dibarengi dengan sosialisasi dan penyerahan penghargaan untuk Program Kampung Iklim (ProKlim) serta Penghargaan Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi. Para penerima penghargaan mendapatkan trofi dan piagam sebagai simbol komitmen mereka dalam menjaga keseimbangan alam demi generasi mendatang.(Fajar)
